JASUTIM JASUTIM Lab jasutim.org ↗

← Kembali ke Lab

Konsep · Riset (pra-pilot)

Apartemen BSF: Dari Sampah Organik ke Protein

Sampah dapur → maggot → ratusan ayam petelur → telur, pupuk & gizi komunitas.

500 ekorayam petelur — skala rekomendasi
~400butir telur / hari*
~Rp560rbpendapatan telur / hari*
±150 m²lahan operasi
≥50 kgmaggot / hari (1 unit)*
200–250 kgsampah organik diolah / hari*

*Estimasi berbasis literatur & harga pasar 2025–2026, belum diuji di kondisi JASUTIM. Skala rekomendasi 500 ekor (margin sehat — lihat §06); bisa dimulai sebagai pilot 100 ekor. Validasi = studi kelayakan (F1).

01 Problem

Bank sampah JASUTIM fokus anorganik. Tapi sampah organik ≈ 50–60% sampah rumah tangga — porsi terbesar, paling jarang dikelola (cepat busuk, bau, tak bernilai jual) → lari ke TPA Sumur Batu.

Gap: belum ada jalur hilir bernilai untuk sampah organik di ekosistem JASUTIM. Apartemen BSF mengisi gap itu — komplemen, bukan saingan bank sampah.

02 Alur sirkular

flowchart LR
    A["Sampah organik RT
200–250 kg/hari"] --> B["Biopond Maggot BSF"] B --> C["Panen maggot
~50 kg/hari"] B --> D["Kasgot / pupuk"] C --> E["Pakan ayam
~7,5 kg/hari · 10–15% diet"] C --> G["Surplus ~42 kg/hari
dijual / ternak lain"] E --> F["500 ayam petelur
~400 butir/hari"] D --> H["Tanah & kebun warga"] F --> I(["Telur: gizi + pendapatan"]) G --> I H --> J(["Tanah subur → pangan lokal"]) J -. menutup loop .-> A classDef waste fill:#EBE3D2,stroke:#9A8A66,color:#3A3320; classDef proc fill:#D2E8DC,stroke:#1F6B46,color:#143A28; classDef out fill:#DCE6F0,stroke:#3A6AA0,color:#163048; classDef imp fill:#1F6B46,stroke:#143A28,color:#ffffff; class A waste; class B,E proc; class C,D,F,G,H out; class I,J imp;

Maggot = substitusi parsial pakan (10–15%), bukan 100%. Sisanya surplus bernilai jual. Loop ditutup kasgot yang menyuburkan tanah.

03 Spesifikasi unit BSF

Footprint unit600 × 90 × 280 cm (±5,4 m²) · 4 tingkat selang-seling (biopond ↔ kandang)
Rangka / atapBaja ringan Canal C75 · Spandek 0,30 mm
Tray biopondPapan 100×40×20 cm, alas GRC 4 mm, dilapis talang karpet
Pakan & minumTalang paralon 6" dibelah · nipple A5 + ¾" + tandon + pelampung otomatis
Kapasitas200–250 kg organik/hari → ≥~50 kg maggot/hari*

04 Operasi ternak petelur · skala 500 ekor

Umur beli

✓ Rekomendasi: beli PULLET (ayam dara siap telur, ~16–18 minggu)
OpsiHarga/ekor*Mulai bertelurRisiko
DOC (umur 1 hari)~Rp12rb~4–5 bulan lagiTinggi (butuh brooding + vaksinasi)
Pullet ~16–18 mgg~Rp50–85rb~2–4 minggu (hampir langsung)Rendah (fase kritis lewat)

Untuk pilot komunitas (tim relawan, tujuan buktiin model), pullet memangkas risiko teknis + idle-time 4–5 bulan tanpa telur.

Dua aset terpisah

Ayam tidak muat di apartemen BSF (tier ayam cuma 10,8 m² ≈ 30–40 ekor/unit). Jadi dua aset berdampingan:

🪰
Pabrik maggot + edukasi

Apartemen BSF

Olah sampah organik jadi maggot & kasgot. Footprint ±5,4 m²/unit.

≥50 kg maggot / hari
🥚
Produksi telur

Kandang baterai 500 ekor

Kandang baterai terpisah, kepadatan ~3–4 ekor/m² (bisa ditumpuk 2–3 tingkat). Diberi maggot + pakan komersial.

~400 butir telur / hari

Berapa meter tanah?

~120 m²Kandang baterai 500 ekor ~5,4 m²Unit BSF ~30 m²Akses · pakan · handling telur

Total ±150 m² — petak ~12×13 m. Kandang baterai bisa ditumpuk 2–3 tingkat → footprint bisa ditekan ~separuh.

Maggot: butuh sedikit, produksi banyak

Butuh 500 ekor
~7,5 kg/hari
Produksi 1 unit
~50 kg/hari
Surplus tetap besar. 1 unit biopond (~50 kg/hari) cukup substitusi pakan sampai ~3.000 ekor — di skala 500 ekor pun masih sisa ~42 kg/hari buat dijual / ternak lain. Bottleneck asli = suplai sampah organik, bukan maggot.

05 Proyeksi ekonomi · 500 ekor

⚠ Semua angka = estimasi kasar (literatur + harga pasar, lahan diasumsikan Rp0/hibah RW). Bukan kuotasi/data lapangan. Validasi = F1.

Arus kas bulanan (estimasi)

~Rp560rbpendapatan telur / hari
~Rp16,8 jtpendapatan / bulan (kotor)
~Rp12,5 jtbiaya operasi / bulan (OPEX)
~Rp4 jtlaba bersih telur / bulan (sblm gaji operator)

Modal awal (CAPEX)

Apartemen BSF
Rp5,5–9,5 jt
Ternak 500 ekor
~Rp50–60 jt

Total CAPEX ≈ Rp55–70 jt   + Sewa lahan: TBD — target Rp0 (lahan RW/fasum hibah-pakai)

Pullet (~Rp25–42jt) + kandang baterai (~Rp15–20jt) + feeder/minum (~Rp3,5jt) + stok pakan bln-1 (~Rp10jt). Di luar sewa lahan yang belum diketahui biayanya.

Balik modal

Konservatiftelur saja, sblm gaji operator
~15–20 bulan
Optimis+ surplus maggot, hemat pakan, jual afkir
~9–12 bulan
010 bln20 bln30 bln
Baca jujur: dari telur saja, balik modal sensitif ke harga telur, harga pakan & apakah operator dibayar (lihat §06). Nilai sebenarnya project ini = (1) menutup stream organik, (2) demo sirkular untuk edukasi, (3) surplus maggot sebagai komoditas — itu yang mempercepat balik modal & tahan due-diligence funder. Jangan dijual sebagai “mesin uang dari telur”.

06 Skala & margin: berapa ekor untuk sehat?

Di 100 ekor margin tipis & belum hitung gaji operator — kalau orang yang ngurus dibayar, malah impas/rugi. Margin “sehat” muncul saat skala cukup menutup tenaga kerja + buffer risiko.

Net / bulan — atas = labor relawan/keluarga · bawah = operator dibayar (~Rp2–3jt)

100ekor
relawan~Rp0,8jt
operatorrugi / impas
Demo
300ekor
relawan~Rp2,4jt
operator~Rp0,4jt
Ambang sehat
★ Rekomendasi
500ekor
relawan~Rp4jt
operator~Rp1,5jt
Sehat ✅
1.000ekor
relawan~Rp8jt
operator~Rp4,5jt
Kuat
CAPEX 300 ekor
~Rp35–45 jt
CAPEX 500 ekor
~Rp55–70 jt
Rekomendasi: mulai 300–500 ekor kalau target unit penghasil pendapatan (bukan sekadar demo). 500 = sweet spot. Maggot 1 unit BSF cukup substitusi pakan sampai ~3.000 ekor → yang digedein cuma jumlah ayam + intake sampah organik, bukan unit BSF-nya.

Staging JASUTIM: pilot 100 ekor untuk belajar siklus → kalau angka riil cocok, scale ke 300–500 untuk ekonomi sehat. Semua angka estimasi, dikunci di studi kelayakan (F1).

07 Fase

2026 · fase Standarisasi

F1 — Studi Kelayakan

Kuotasi bahan riil, kunci offtaker maggot, amankan lahan RW (target hibah-pakai), skenario ekonomi konservatif. Output: Go/No-Go + CAPEX riil.

2027 · jika Go

F2 — Pilot 1 unit + 100 ekor

Bangun 1 RW kandidat, jalan 3–6 bulan, ukur panen maggot & produksi telur riil. Output: data riil + SOP.

2027–2028

F3 — Replikasi

Sebar ke RW lain ikut SOP tervalidasi, integrasi ke jaringan bank sampah.

08 Risiko utama & mitigasi

RisikoMitigasi
Bau & leachateDrainase proper, manajemen rasio feedstock, jarak dari rumah, SOP harian
Offtake maggot lemahKunci offtaker di F1 sebelum bangun; biopond-only lebih fleksibel
Biaya sewa lahanAmankan lahan RW/fasum hibah-pakai (target Rp0) di depan
Panen / telur di bawah klaimSkenario konservatif; pilot dulu sebelum janji angka
Beban perawatan harianOperator jelas + insentif, SOP ringkas, mulai varian sederhana
Kontaminasi feedstockEdukasi pilah ketat + screening setoran organik

Sumber desain: carousel Instagram @santosoim — gambar teknik “Apartemen Ayam Biopond Maggot 4 Tingkat” karya Pak Linus (Institut Teknologi Bandung). Angka peternakan: estimasi dari literatur & harga pasar Indonesia 2025–2026 (hobiternak, dokterunggas, GDM, IPB Fapet, Medion), diolah jadi rencana oleh tim JASUTIM.